5Langkah Jitu Mengecek Kaki-Kaki Mobil agar Tetap Nyaman dan Aman

5 Langkah Jitu Mengecek Kaki-Kaki Mobil agar Tetap Nyaman dan Aman

Bengkel Kaki Kaki Mobil – Kondisi kaki-kaki mobil sering kali luput dari perhatian, padahal perannya sangat krusial. Komponen inilah yang bekerja diam-diam menjaga kenyamanan, kestabilan, sekaligus keselamatan saat kendaraan melaju. Begitu muncul gejala seperti bunyi aneh, setir bergetar, atau mobil terasa limbung, itu bukan sekadar gangguan kecil. Bisa jadi, kaki-kaki mobil sudah minta diperiksa.

Masalahnya, tidak semua pemilik kendaraan paham harus mulai dari mana. Padahal, ada beberapa cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mengecek kondisi kaki-kaki mobil sebelum kerusakan bertambah parah. Berikut lima langkah paling tepat dan umum digunakan di bengkel untuk memastikan kaki-kaki mobil tetap dalam kondisi prima.

Perhatikan Kondisi Shock Absorber Sejak Awal

Shock absorber berfungsi meredam guncangan dan menjaga mobil tetap stabil saat melewati jalan tidak rata. Komponen ini bekerja paling keras, apalagi di kondisi jalan berlubang atau bergelombang.

Cara pengecekannya cukup sederhana. Tekan bagian bodi mobil ke bawah lalu lepaskan. Jika mobil memantul lebih dari satu kali, besar kemungkinan shock absorber sudah melemah. Gejala lain yang sering muncul adalah mobil terasa mengayun berlebihan saat melewati polisi tidur atau jalan rusak.

Tips: Shock absorber yang lemah tidak selalu bocor oli. Jadi, jangan hanya mengandalkan tampilan visual. Perhatikan juga respons mobil saat dikendarai.

Dengarkan Setiap Bunyi Aneh dari Bawah Mobil

Mobil sebenarnya “berbicara” saat ada masalah. Bunyi berdecit, gemuruh, atau suara “duk-duk” dari kolong mobil sering menjadi tanda awal komponen kaki-kaki mulai aus atau kendur.

Suara biasanya muncul saat mobil berbelok, melewati jalan rusak, atau polisi tidur. Jangan anggap sepele. Bunyi kecil yang dibiarkan bisa berkembang menjadi kerusakan serius dan berujung biaya perbaikan yang tidak sedikit.

Tips: Matikan audio dan buka sedikit jendela saat melewati jalan rusak. Cara ini membantu mendeteksi suara tidak normal lebih jelas.

Cek Tie Rod dan Ball Joint Secara Berkala

Tie rod dan ball joint berperan penting dalam sistem kemudi. Keduanya menghubungkan roda dengan setir agar arah kendaraan tetap presisi. Jika komponen ini bermasalah, setir bisa terasa bergetar, berat, atau bahkan tidak stabil saat melaju.

Kerusakan pada tie rod dan ball joint biasanya ditandai dengan keausan akibat usia pakai atau sering menghantam jalan rusak. Pemeriksaan sebaiknya dilakukan langsung di bengkel karena memerlukan alat khusus untuk memastikan kelonggaran komponen.

Tips: Jika setir terasa tidak presisi atau ada jeda saat dibelokkan, jangan tunda pemeriksaan. Ini berkaitan langsung dengan keselamatan berkendara.

Pastikan Bushing Arm Masih Lentur dan Utuh

Bushing arm berfungsi meredam getaran dan menjaga keseimbangan suspensi. Komponen berbahan karet ini lama-kelamaan bisa retak, getas, atau kendur, terutama jika sering digunakan di medan berat.

Saat bushing arm mulai aus, mobil akan terasa kurang nyaman, setir terasa berat, dan muncul bunyi saat melewati jalan berlubang. Sayangnya, kerusakan bushing arm sering tidak terlihat jelas tanpa pemeriksaan langsung.

Tips: Umur bushing arm bisa lebih pendek jika mobil sering membawa beban berat. Sesuaikan penggunaan kendaraan agar komponen tidak cepat rusak.

Lakukan Spooring dan Balancing Secara Rutin

Jika setir tidak lurus atau mobil cenderung menarik ke satu sisi, itu pertanda sudut roda sudah tidak sejajar. Spooring dan balancing berfungsi mengembalikan keselarasan roda sekaligus menjaga keausan ban tetap merata.

Umumnya, spooring dan balancing disarankan setiap 10.000 kilometer atau setelah penggantian komponen kaki-kaki. Langkah ini bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga memperpanjang usia ban dan komponen suspensi lainnya.

Tips: Lakukan spooring dan balancing lebih cepat jika sering melewati jalan rusak atau setelah menghantam lubang cukup keras.

Pentingnya Mengecek Kaki-Kaki Mobil Secara Rutin

Pemeriksaan kaki-kaki mobil sebaiknya tidak menunggu sampai muncul kerusakan parah. Dengan pengecekan rutin, potensi masalah bisa terdeteksi lebih awal sehingga biaya perbaikan tetap terkendali. Mobil pun terasa lebih nyaman, stabil, dan aman saat digunakan sehari-hari.

Singkatnya, kaki-kaki yang sehat adalah fondasi kenyamanan berkendara. Jadi, jangan tunggu sampai mobil “protes”. Rawat sejak dini agar perjalanan selalu aman dan bebas rasa khawatir.