Bengkel Kaki Kaki – Suara aneh dari roda ketika setir dibelokkan sering kali dianggap masalah sepele. Banyak pengendara memilih menunda pemeriksaan karena mobil masih bisa digunakan. Padahal, bunyi seperti “krek-krek”, “kletek”, hingga “duk-duk” kerap menjadi tanda awal adanya gangguan pada kaki kaki mobil. Jika dibiarkan, kerusakan bisa merembet ke komponen lain dan berujung pada biaya perbaikan yang jauh lebih mahal.
Secara teknis, kaki kaki mobil berfungsi menopang bobot kendaraan, menjaga kestabilan arah, sekaligus meredam getaran dari permukaan jalan. Ketika satu saja komponennya bermasalah, gejalanya sering muncul dalam bentuk suara tidak normal, terutama saat roda berbelok. Berikut ini lima komponen kaki kaki mobil yang paling sering menjadi penyebab roda berbunyi, disertai penjelasan dan tips perawatan berdasarkan praktik umum di bengkel otomotif.
CV Joint Aus Jadi Penyebab Umum Bunyi Kaki Kaki Mobil Saat Belok
Pada mobil penggerak roda depan, CV joint berperan menyalurkan tenaga dari transmisi ke roda sambil mengikuti perubahan sudut setir. Saat komponen ini aus, biasanya akan terdengar bunyi “krek-krek” cukup jelas ketika setir dibelokkan penuh. Kerusakan CV joint sering dipicu oleh karet pelindung yang sobek, sehingga pelumas keluar dan kotoran masuk.
Tips: Lakukan pengecekan visual pada karet CV joint setiap servis rutin. Jika terlihat retak atau bocor, segera ganti sebelum CV joint ikut rusak.
Ball Joint Longgar Menandakan Kaki Kaki Mobil Mulai Bermasalah
Ball joint menghubungkan roda dengan lengan suspensi dan memungkinkan roda bergerak fleksibel. Saat ball joint mulai aus atau longgar, akan muncul bunyi “kletek-kletek”, terutama ketika setir dibelokkan atau mobil melewati jalan berlubang. Selain suara, gejala lain yang sering muncul adalah setir terasa tidak stabil.
Tips: Hindari menghantam lubang dengan kecepatan tinggi karena benturan keras mempercepat keausan ball joint.
Tie Rod Bermasalah Mengganggu Presisi Kaki Kaki Mobil
Tie rod berfungsi meneruskan gerakan setir ke roda. Jika komponen ini aus, bunyi aneh bisa muncul saat setir diputar ke kiri atau kanan. Tie rod yang bermasalah juga membuat arah mobil terasa tidak lurus dan setir bergetar. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat menyebabkan ban aus tidak merata.
Tips: Lakukan spooring dan balancing secara berkala, terutama jika setir terasa berat atau tidak kembali lurus setelah berbelok.
Bearing Roda Rusak Menimbulkan Dengung pada Kaki Kaki Mobil
Bearing roda atau laher memungkinkan roda berputar dengan halus. Ketika bearing mulai rusak, biasanya muncul suara berdengung atau berderu yang semakin jelas saat mobil melaju kencang atau berbelok. Suara ini cenderung konstan dan tidak hilang meskipun jalan mulus.
Tips: Jangan abaikan suara dengung yang muncul terus-menerus. Bearing roda yang rusak parah bisa menyebabkan roda panas berlebih dan berisiko macet.
Bushing Suspensi Pecah Memicu Gesekan Kaki Kaki Mobil
Bushing atau karet suspensi berfungsi meredam getaran dan mencegah gesekan langsung antar komponen logam. Jika bushing sudah getas atau pecah, akan timbul bunyi saat roda bergerak naik-turun atau ketika berbelok di jalan rusak. Selain bunyi, bantingan mobil biasanya terasa lebih keras.
Tips: Usia pakai bushing sangat dipengaruhi kondisi jalan. Mobil yang sering melewati medan kasar perlu pemeriksaan bushing lebih sering.
Langkah Aman Mengatasi Bunyi pada Kaki Kaki Mobil
Jika roda sering berbunyi saat belok, sebaiknya jangan menunggu hingga kerusakan bertambah parah. Segera lakukan pemeriksaan kaki kaki mobil secara menyeluruh di bengkel terpercaya. Deteksi dini tidak hanya menjaga kenyamanan berkendara, tetapi juga mencegah risiko keselamatan akibat komponen yang gagal berfungsi. Ingat, suara kecil dari kaki kaki mobil adalah peringatan penting yang seharusnya tidak diabaikan.






