Bunyi Gluduk-Gluduk di Kaki-Kaki Mobil? Warga Tanjunghilir Heboh, Ternyata Daihatsu Rocky Sering Alami Masalah Ini

Service Kaki Kaki Mobil – Pontianak Timur Kalau kamu tinggal di daerah Tanjunghilir dan belakangan ini mendengar bunyi gluduk-gluduk dari bawah mobil, jangan langsung panik dulu. Suara khas dari bagian kaki-kaki ini belakangan jadi keluhan banyak pemilik mobil, terutama Daihatsu Rocky. Awalnya cuma bunyi kecil saat melintasi jalan rusak, tapi lama-lama makin parah dan bikin nggak nyaman.

Fenomena ini ramai dibicarakan di beberapa bengkel kawasan Pontianak Timur. “Setiap minggu pasti ada aja Rocky yang datang dengan keluhan bunyi di kaki-kaki,” ujar Domo, seorang mekanik senior di bengkel Domo Kaki Kaki, Tanjunghilir. “Awalnya mereka kira cuma karena jalanan rusak, padahal kadang sudah ada komponen yang mulai aus.”

Penyebab Umum Bunyi Gluduk-Gluduk di Kaki-Kaki

Bunyi gluduk-gluduk biasanya menandakan ada bagian suspensi atau sistem kemudi yang nggak berfungsi optimal. Berdasarkan hasil pemeriksaan di beberapa bengkel, ada beberapa penyebab umum yang sering terjadi pada Daihatsu Rocky, antara lain:

  • Bushing Arm Mengeras atau Retak
    Bushing arm berfungsi sebagai peredam antara rangka mobil dan lengan suspensi. Kalau komponennya sudah aus, akan timbul suara “tok-tok” atau “gluduk” saat melewati jalan berlubang. Di iklim Pontianak yang lembap dan panas, karet bushing lebih cepat mengeras, apalagi kalau sering kena cipratan air hujan bercampur tanah.
  • Ball Joint Mulai Longgar
    Komponen satu ini sering jadi biang kerok utama. Ball joint berfungsi menghubungkan knuckle dengan arm, sehingga roda bisa bergerak fleksibel. Kalau sudah longgar, suara gluduk-gluduk akan makin jelas terdengar setiap kali mobil membelok.
  • Shockbreaker Bocor atau Lemah
    Di beberapa kasus, shockbreaker yang mulai lemah juga menghasilkan suara “jedug” saat melintasi jalan tidak rata. Apalagi di daerah seperti Tanjunghilir yang punya kontur jalan bervariasi kadang mulus, kadang bergelombang.
  • Karet Stabilizer Bar Kendur
    Komponen kecil tapi penting. Kalau karet stabilizer sudah aus, mobil jadi terasa goyah dan muncul bunyi aneh saat menikung cepat.

Jangan Anggap Remeh, Bisa Berujung Bahaya

Masalah di kaki-kaki mobil sering dianggap sepele. Banyak pengendara yang berpikir, “Ah, cuma bunyi doang.” Padahal kalau dibiarkan, efeknya bisa menjalar ke bagian lain. Mobil jadi tidak stabil, ban cepat habis sebelah, dan paling bahaya kendali bisa hilang sewaktu-waktu.

Beberapa waktu lalu, sempat viral sebuah postingan warga Tanjunghilir yang mobilnya oleng mendadak di jalan Ahmad Yani II. Setelah dicek di bengkel, ternyata penyebabnya ball joint bawah lepas dari dudukannya. Untung nggak ada korban. Dari kasus itu, bisa dibilang, jangan tunggu parah baru ke bengkel.

Ciri-Ciri Kaki-Kaki Mulai Bermasalah

Kalau kamu ingin tahu apakah kaki-kaki mobilmu sudah mulai “teriak minta tolong”, perhatikan tanda-tanda berikut:

  • Ada bunyi aneh (tok-tok, gluduk, jedug) saat melintasi jalan rusak.
  • Setir terasa berat atau ada getaran aneh saat belok.
  • Mobil terasa tidak stabil di jalan lurus.
  • Ban aus tidak rata.

Kalau salah satu ciri di atas muncul, sebaiknya segera periksa ke bengkel terdekat.

Tips Mencegah Kaki-Kaki Mobil Bunyi

  • Periksa Secara Berkala
    Idealnya, pemeriksaan kaki-kaki dilakukan setiap 10.000 km atau minimal tiap 6 bulan sekali. Apalagi kalau sering melintas di jalan berlubang seperti di kawasan industri Tanjunghilir.
  • Jangan Ngebut di Jalan Rusak
    Kebiasaan memacu kendaraan di jalan bergelombang bikin suspensi cepat rusak. Pelan-pelan aja, toh nggak ada yang nyuruh balapan.
  • Gunakan Suku Cadang Berkualitas
    Kadang, mengganti bushing atau ball joint dengan produk murah memang terasa hemat. Tapi umur pakainya jauh lebih pendek. Pilih yang orisinal atau kualitas OEM.
  • Cuci Kolong Mobil Setelah Hujan
    Lumpur dan air asin bisa mempercepat korosi di bagian bawah mobil. Sering cuci kolong bisa memperpanjang umur kaki-kaki.
  • Perhatikan Tekanan Angin Ban
    Tekanan angin yang tidak sesuai standar bikin kerja suspensi jadi lebih berat.

Daihatsu Rocky dan Tantangan di Jalan Pontianak

Daihatsu Rocky dikenal sebagai SUV tangguh dan efisien, tapi bukan berarti bebas masalah. Banyak pengguna mengaku suara di kaki-kaki mulai muncul setelah pemakaian 20–30 ribu km. Ini sebenarnya masih wajar, tergantung medan jalan dan gaya berkendara.

Di wilayah Pontianak Timur, kondisi jalan yang sering tergenang atau bergelombang jadi faktor utama. Bagi pengemudi yang sering membawa beban berat atau melintasi jalan tanah, komponen bawah mobil akan bekerja lebih keras.

“Rocky itu sebenarnya kuat, tapi kalau terus kena benturan dan jarang dicek, ya akhirnya bunyi juga,” jelas Domo, sambil menunjukkan satu set bushing yang sudah retak. “Biasanya kalau udah bunyi gluduk-gluduk, itu tandanya udah waktunya dibuka dan diganti.”

Perbaikan di Bengkel Domo Kaki Kaki

Bagi warga Tanjunghilir dan sekitarnya, bengkel Domo Kaki Kaki sudah jadi langganan banyak pemilik mobil. Bengkel ini terkenal jujur dan spesialis di bidang suspensi, bushing, serta kaki-kaki berbagai jenis kendaraan.

Domo sendiri sudah lebih dari 15 tahun berkecimpung di dunia otomotif. “Kami nggak asal ganti,” katanya. “Kalau masih bisa direkondisi, kita bantu hematkan dulu. Tapi kalau sudah bahaya, kita sarankan ganti baru.”

Selain Daihatsu Rocky, bengkel ini juga sering menangani Avanza, Xenia, Terios, hingga SUV Jepang lainnya. Alat yang digunakan juga sudah modern, termasuk press hidrolik dan alignment komputer.

Kalau mobil kamu mulai terdengar gluduk-gluduk, jangan tunggu makin parah. Kadang suara kecil bisa jadi tanda awal masalah besar. Rawat kaki-kaki secara rutin, dan pilih bengkel yang memang ahli di bidangnya.

Bagi kamu warga Pontianak Timur, khususnya Tanjunghilir, bisa langsung datang ke Domo Kaki Kaki untuk pemeriksaan menyeluruh. Servis cepat, hasil rapi, dan harga bersahabat bikin mobilmu kembali halus seperti baru keluar dari showroom.

Jadi, daripada bingung nebak-nebak asal bunyi, serahkan aja ke ahlinya. Ingat pepatah lama: lebih baik mencegah daripada memperbaiki di tengah jalan!