Bengkel kaki kaki – Ban cadangan atau yang biasa kita sebut ban serep adalah komponen yang sangat penting buat mobil. Masalahnya, karena ban ini jarang sekali dipakai dan cuma dikeluarkan waktu keadaan darurat saja, banyak pemilik mobil jadi sering lupa buat merawatnya. Padahal, merawat ban serep itu penting sekali. Di artikel ini, saya mau kasih tahu anda bagaimana cara merawat ban cadangan dengan benar.
Sebenarnya ban serep itu harus selalu dalam kondisi bagus dan siap pakai. Tujuannya tentu saja supaya kalau tiba-tiba ban utama anda bocor di jalan, ban serep ini bisa langsung dipasang tanpa ada masalah tambahan.
Berikut ini ada beberapa tips simpel buat merawat ban serep yang bisa anda kerjakan sendiri di rumah secara rutin
1. Bersihkan Ban Serep dari Kotoran
Hal pertama yang harus anda lakukan adalah menjaga ban jangan sampai kotor. Kadang-kadang ada debu, tanah, atau lumpur yang menempel di ban serep, apalagi kalau letak ban serepnya ada di bagian bawah mobil.
Anda bisa cuci ban itu pakai air sabun yang lembut atau cairan khusus pembersih ban. Yang paling penting, setelah dicuci harus langsung dikeringkan sampai benar-benar kering. Kalau anda simpan dalam keadaan basah, nanti bannya bisa lembab dan berjamur. Sebaiknya anda bersihkan secara rutin, terutama kalau sedang musim hujan karena jalanan pasti lebih kotor.
2. Cek Tekanan Angin Secara Rutin
Banyak orang mengira kalau ban tidak dipakai, maka anginnya tidak akan habis. Itu salah, karena tekanan angin di dalam ban serep tetap akan berkurang pelan-pelan meskipun cuma disimpan. Jadi, anda harus cek tekanan anginnya minimal satu bulan sekali.
Kalau anginnya terlalu sedikit atau malah terlalu banyak, ban serep anda bisa rusak atau pecah-pecah. Anda harus pastikan tekanan anginnya sudah pas sesuai aturan dari pabrik mobil anda. Anda bisa beli alat pengukur angin sendiri atau minta tolong dicek saat anda sedang ke bengkel.
3. Beri Perlindungan pada Ban Serep
Karet ban itu sangat sensitif sama suhu udara yang panas atau dingin. Ban serep sebaiknya jangan kena sinar matahari secara langsung terus-menerus. Kalau bannya kepanasan, nanti karetnya jadi keras, kering, dan akhirnya retak-retak.
Jika mobil anda menaruh ban serep di bagian luar (seperti di pintu belakang atau di bawah), anda harus pakai cover atau pelindung ban. Gunakan bahan yang tahan cuaca seperti plastik atau kanvas supaya kondisi karet ban tetap terjaga dengan baik.
4. Lakukan Rotasi Ban
Anda juga perlu melakukan rotasi atau perpindahan posisi ban secara berkala. Jadi, ban serep jangan cuma diam saja di tempat penyimpanan. Sesekali ban serep harus ditukar posisinya dengan ban utama yang sedang dipakai jalan.
Ini dilakukan supaya ban tidak rusak karena terlalu lama diam di satu posisi saja. Selain itu, rotasi ini bikin keausan ban jadi lebih rata. Anda bisa melakukan rotasi ini setiap mobil sudah jalan 10.000 km atau paling lama setiap 6 bulan sekali.
Baca juga Service Ball Joint Aus dan Oblak Mitsubishi Pajero Benua Melayu Darat
5. Ganti Ban Serep Jika Sudah Kelamaan
Anda harus tahu kalau ban itu punya umur, meskipun kembangannya masih tebal dan kelihatan masih baru. Biasanya umur ban itu sekitar 4 tahun. Jadi kalau sudah lewat 4 tahun, ban sebaiknya diganti walaupun belum pernah dipakai sama sekali.
Cara melihat umurnya adalah dengan cek kode tanggal produksi yang ada di pinggiran ban. Dengan menjaga ban serep tetap dalam kondisi yang prima, anda akan merasa lebih tenang dan aman saat sedang menyetir di jalan.
Butuh Perawatan Kaki-Kaki Mobil?
Selain urusan ban serep, anda juga harus memastikan bagian kaki-kaki mobil anda tetap stabil dan tidak ada masalah. Kalau anda mulai merasa setir mobil goyang atau ada bunyi-bunyi yang aneh dari bawah mobil, anda bisa langsung datang ke Domo Kaki Kaki. Kami adalah bengkel yang khusus memperbaiki berbagai macam masalah kaki-kaki mobil supaya perjalanan anda tetap aman dan nyaman. Jangan ditunda lagi, yuk mampir ke Domo Kaki Kaki sekarang juga!







