Service Kaki Kaki Mobil – Banyak pemilik kendaraan menganggap sepele suara aneh yang muncul dari kaki kaki mobil saat kendaraan melaju pelan. Padahal, bunyi berdecit, ketukan halus, atau suara “gluduk” dari bagian bawah mobil sering kali menjadi sinyal awal adanya komponen yang mulai aus atau bermasalah. Jika dibiarkan, gangguan kecil ini berpotensi berkembang menjadi kerusakan serius yang berdampak pada kenyamanan hingga keselamatan berkendara.
Pada kecepatan rendah, terutama saat melewati jalan bergelombang, polisi tidur, atau saat bermanuver pelan, sistem kaki kaki mobil justru bekerja lebih aktif. Di kondisi inilah suara-suara tidak normal biasanya paling mudah terdeteksi.
Lalu, apa saja penyebab paling umum kaki kaki mobil berisik saat jalan pelan?
Ball Joint dan Tie Rod Aus Menyebabkan Kaki Kaki Mobil Berisik
Ball joint dan tie rod merupakan komponen vital pada sistem kemudi dan suspensi. Keduanya berfungsi menghubungkan roda dengan rangka mobil serta menjaga arah kendaraan tetap stabil. Seiring pemakaian, terutama pada mobil yang sering melewati jalan rusak, komponen ini dapat mengalami keausan.
Ketika ball joint atau tie rod mulai longgar, kaki kaki mobil biasanya mengeluarkan suara ketukan halus saat roda bergerak naik-turun. Bunyi ini akan lebih jelas terdengar saat kecepatan rendah karena tidak tertutup oleh suara mesin atau angin.
Tips: lakukan spooring dan balancing secara rutin setiap 10.000–15.000 km. Pemeriksaan ini sering kali bisa mendeteksi keausan ball joint dan tie rod sejak dini.
Karet Bushing Retak Membuat Kaki Kaki Mobil Tidak Senyap
Karet bushing berfungsi sebagai peredam getaran di berbagai sambungan kaki kaki mobil, seperti pada arm suspensi dan stabilizer. Material karet memang memiliki umur pakai terbatas. Panas mesin, air, debu, serta beban berlebih bisa membuat bushing mengeras, retak, bahkan pecah.
Saat bushing tidak lagi elastis, getaran dari jalan akan langsung diteruskan ke bodi mobil. Inilah yang memicu bunyi berisik, terutama saat mobil berjalan pelan atau ketika melewati permukaan jalan yang tidak rata.
Tips: periksa kondisi bushing setiap servis berkala. Jika terlihat retak atau getas, penggantian lebih cepat justru lebih hemat dibanding menunggu komponen lain ikut rusak.
Shock Absorber Bermasalah Picu Bunyi pada Kaki Kaki Mobil
Shock absorber berperan penting dalam meredam guncangan dan menjaga kestabilan mobil. Ketika shock absorber bocor atau sudah lemah, kemampuannya menyerap getaran akan menurun drastis.
Akibatnya, kaki kaki mobil bisa menimbulkan bunyi tidak wajar saat melewati jalan rusak atau saat kendaraan melaju perlahan. Selain berisik, gejala lain yang sering muncul adalah mobil terasa limbung dan tidak stabil saat dikendarai.
Tips: tekan bagian depan atau belakang mobil saat parkir. Jika mobil memantul lebih dari satu kali, itu bisa menjadi tanda shock absorber sudah tidak optimal.
Baut dan Sambungan Longgar Menjadi Sumber Bunyi Kaki Kaki Mobil
Satu penyebab yang kerap luput dari perhatian adalah baut atau mur pada sambungan kaki kaki mobil yang mulai mengendur. Getaran jalan dan usia pakai bisa membuat sambungan ini tidak lagi presisi.
Baut yang longgar dapat menimbulkan bunyi ketukan ringan yang terdengar jelas saat mobil berjalan pelan. Jika dibiarkan, kondisi ini berisiko menyebabkan komponen lepas dan membahayakan keselamatan.
Tips: mintalah mekanik untuk melakukan pengecekan menyeluruh pada bagian bawah mobil, terutama setelah kendaraan sering digunakan di jalan berlubang atau membawa muatan berat.
Perawatan Rutin Kunci Utama Menjaga Kaki Kaki Mobil Tetap Prima
Suara berisik dari kaki kaki mobil saat jalan pelan seharusnya tidak dianggap sebagai hal wajar. Meski terdengar ringan, bunyi tersebut sering menjadi peringatan awal sebelum kerusakan yang lebih besar terjadi. Pemeriksaan rutin, penggantian komponen sesuai usia pakai, serta kebiasaan berkendara yang baik sangat berpengaruh terhadap umur kaki kaki mobil.
Dengan perawatan yang tepat, bukan hanya kenyamanan yang terjaga, tetapi juga keselamatan selama berkendara. Ingat, kaki kaki mobil yang sehat adalah fondasi utama perjalanan yang aman dan stabil di berbagai kondisi jalan.







