Service Kaki Kaki Mobil Terdekat – Kalau kamu pengguna mobil keluarga alias Low MPV seperti Avanza, Xenia, Ertiga, atau Mobilio pasti sudah tahu betapa pentingnya kenyamanan saat mobil melaju di jalanan yang tak selalu mulus. Nah, salah satu kunci utama kenyamanan itu terletak pada kaki-kaki mobil. Tapi sayangnya, bagian ini sering jadi korban “lupa servis” dan akhirnya bikin masalah setelah umur mobil lewat tiga tahun.
Tak sedikit pemilik mobil yang baru sadar ada yang salah ketika mobil terasa goyang, bunyi “klotok-klotok” muncul dari bawah, atau setir terasa berat saat belok. Padahal, tanda-tanda itu adalah sinyal kuat bahwa ada komponen kaki-kaki yang mulai minta perhatian serius.
Kenapa Komponen Kaki-Kaki Cepat Rusak?
Faktor utamanya bisa dibilang gabungan antara usia pemakaian, kondisi jalan, dan gaya berkendara. Di Indonesia, jalanan berlubang, polisi tidur yang tinggi, serta kebiasaan menabrak lubang tanpa mengurangi kecepatan jadi kombinasi maut bagi kaki-kaki mobil. Apalagi kalau mobil sering membawa beban berat, entah karena sering dipakai mudik atau dipakai untuk usaha harian.
Selain itu, cuaca juga punya peran. Air hujan yang mengandung asam bisa mempercepat korosi pada beberapa bagian logam. Belum lagi debu, pasir, dan lumpur yang nempel di per pada sistem suspensi, semuanya ikut mempercepat keausan. Jadi jangan heran kalau setelah tiga tahun, mobil mulai menunjukkan gejala “pikun” di bagian bawahnya.
Komponen Kaki-Kaki yang Paling Sering Rusak
- Bushing Arm
Komponen karet ini berfungsi meredam getaran antara arm dan sasis. Kalau sudah aus, efeknya terasa banget. Mobil jadi terasa nggak stabil saat kecepatan tinggi, apalagi di jalan bergelombang. Kadang muncul suara “krek-krek” atau “gluduk-gluduk”. - Ball Joint
Ball joint berperan sebagai penghubung antara suspensi dan roda, memungkinkan roda berputar dengan bebas. Kalau rusak, roda bisa oleng dan ban aus sebelah. Dalam kasus ekstrem, ball joint bisa lepas bahaya banget kalau sedang melaju di tol. - Tie Rod dan Long Tie Rod
Komponen ini bagian dari sistem kemudi. Kalau rusak, setir terasa berat, kadang mobil nggak bisa lurus sempurna. Efek jangka panjangnya, ban cepat habis dan boros bensin karena arah roda tidak seimbang. - Shockbreaker (Peredam Kejut)
Shockbreaker punya tugas penting menahan guncangan. Saat kondisinya lemah, mobil terasa melayang, terutama saat lewat jalan rusak atau polisi tidur. Kalau ada oli rembes di bodi shockbreaker, itu tanda kuat komponen ini sudah minta ganti. - Bearing Roda (Laher)
Banyak orang sering mengabaikan bunyi “mendengung” dari roda. Padahal, itu tanda bearing mulai aus. Kalau dibiarkan, laher bisa macet dan merusak dudukan roda biaya perbaikannya tentu jauh lebih mahal.
Ciri-Ciri Awal Kaki-Kaki Bermasalah
Sebelum terlambat, kamu bisa mengenali beberapa tanda kaki-kaki mobil mulai rusak:
- Muncul bunyi aneh dari bawah mobil saat melewati jalan bergelombang.
- Setir terasa berat atau bergetar saat kecepatan tinggi.
- Ban aus tidak merata.
- Mobil terasa miring ke satu sisi.
- Ada oli rembes di sekitar shockbreaker.
Kalau gejala-gejala di atas mulai terasa, jangan menunggu sampai rusak parah. Kadang cuma perlu ganti satu dua komponen kecil untuk mencegah kerusakan besar.
Tips Merawat Kaki-Kaki Agar Awet
- Perhatikan Cara Berkendara
Hindari menabrak lubang dengan kecepatan tinggi. Pelan sedikit saat melewati jalan bergelombang atau polisi tidur. Kebiasaan kecil ini bisa memperpanjang umur kaki-kaki mobil secara signifikan. - Rutin Spooring dan Balancing
Minimal setiap 10.000 km atau enam bulan sekali. Dengan penyetelan yang tepat, beban di tiap roda jadi seimbang, dan kaki-kaki nggak bekerja terlalu keras. - Cek Kondisi Suspensi Saat Servis Berkala
Jangan cuma fokus pada ganti oli dan filter. Mintalah montir untuk memeriksa bushing, tie rod, dan shockbreaker. Pemeriksaan dini bisa mencegah kerusakan fatal. - Gunakan Suku Cadang Berkualitas
Jangan tergiur harga murah. Komponen kaki-kaki palsu mungkin terlihat sama, tapi kualitasnya jauh berbeda. Umur pakainya pendek dan justru bikin boros di kemudian hari. - Lakukan Pencucian Bawah Mobil Secara Rutin
Apalagi setelah melewati jalan berlumpur atau habis terkena banjir. Lumpur dan pasir yang menempel bisa mempercepat keausan pada bagian per dan joint.
Biaya Perbaikan dan Waktu Ideal Penggantian
Biaya perbaikan kaki-kaki mobil Low MPV bisa bervariasi, tergantung jenis dan kerusakannya. Ganti satu set bushing arm misalnya, bisa memakan biaya antara Rp300 ribu sampai Rp800 ribu per sisi. Sementara shockbreaker depan bisa mencapai Rp1 jutaan untuk kualitas yang bagus.
Idealnya, lakukan pengecekan menyeluruh setiap 20.000–30.000 km. Tapi kalau mobil sering dipakai di jalan rusak, sebaiknya lebih sering dari itu. Ingat, mencegah selalu lebih murah daripada memperbaiki.






