Service kaki kaki mobil – Mungkin anda sering sekali mendengar orang bengkel atau teman bicara soal rack steer. Kata ini sering muncul kalau lagi bahas soal kerusakan mobil. Tapi jujur saja, pasti banyak dari anda yang sebenarnya kurang paham barang apa sih yang dimaksud itu. Apa itu rack steer? Bentuknya seperti apa dan letaknya di mana juga mungkin anda tidak tahu. Ini hal yang wajar karena komponen ini letaknya ada di bagian bawah dan jarang terlihat kalau kita cuma pakai mobil saja.
Padahal fungsi alat ini penting sekali buat mobil anda. Kalau tidak ada ini, mobil tidak akan bisa dikendalikan. Jadi secara sederhananya saja, rack steer itu adalah sebuah komponen atau alat yang tugasnya menghubungkan roda kemudi atau setir yang anda pegang itu dengan bagian kaki-kaki mobil di bawah. Jadi ada sambungannya.
Mekanismenya itu sebenarnya tidak rumit-rumit amat. Kalau kita sedang membelokkan setir ke arah kiri atau ke kanan, nah si rack steer inilah yang bakal bikin roda ban ikut bergerak mengikuti gerakan tangan anda. Jadi mobil bisa berbelok sesuai keinginan pengemudi. Kalau alat ini rusak, ya bahaya sekali. Biar anda lebih paham dan tidak bingung lagi, mari kita bahas pelan-pelan penjelasannya di bawah ini.
Bagaimana Cara Kerja Rack Steer dan Apa Saja Komponennya
Anda perlu tahu dulu bagaimana cara kerjanya biar paham. Jadi saat anda memutar setir ke kiri atau ke kanan, itu poros setir akan ikut berputar juga. Putaran dari setir itu nanti akan menyebabkan komponen bernama pinion ikut berputar. Pinion ini penting.
Kenapa pinion penting? Karena si pinion ini punya gigi-gigi yang bersentuhan langsung dengan gigi yang ada pada rack. Jadi saat pinion berputar, dia akan mendorong rack untuk bergerak. Gerakannya itu lurus, bisa geser ke kiri atau geser ke kanan, tergantung anda putar setirnya ke mana.
Terus selanjutnya bagaimana? Selanjutnya rack tadi akan menggerakkan tie rod. Tie rod ini terpasang di ujungnya rack. Nah, tie rod ini terhubung lagi ke bagian yang namanya knuckle roda. Dia akan menarik atau mendorong knuckle itu. Efeknya adalah roda depan mobil anda akan berbelok sesuai arah yang dituju. Jadi prosesnya bersambung dari atas sampai ke bawah.
Ciri-ciri Kalau Rack Steer Mobil Anda Rusak
Namanya barang dipakai, rack steer itu sangat mungkin rusak. Apalagi kalau kita pakainya sembarangan dan tidak benar. Ada tanda-tandanya kalau komponen ini mulai bermasalah. Anda harus peka.
Ciri yang pertama itu biasanya terdengar bunyi aneh pada bagian roda. Bunyinya itu bisa muncul pas anda lagi ngebut kecepatan tinggi atau pas lagi jalan pelan. Bentuk bunyinya itu kadang seperti suara decitan atau mencicit. Bunyi ini munculnya pas setir lagi diputar. Kalau sudah bunyi begini, pasti ada yang tidak beres.
Tanda berikutnya adalah setir mobil terasa bergetar. Getarannya terasa sampai ke tangan. Biasanya ini juga diikuti dengan kondisi setir yang rasanya jadi berat. Kalau sudah begini, coba anda cek dulu bagian steering belt, siapa tahu masalahnya di situ.
Rack steer rusak juga bisa ditandai dengan setir yang terasa berat sekali saat dibelokkan. Ini kondisi yang berbahaya. Soalnya saat setir sudah anda belokkan, rodanya malah telat responnya. Bisa celaka kalau lagi di jalan raya.
Terus coba lihat ke bawah mobil, ada tetesan oli atau tidak. Adanya tetesan oli patut dicurigai. Anda harus segera cek dari mana sumbernya. Sebab kalau ternyata sumber bocornya dari rack steer, itu artinya harus segera diperbaiki. Jangan ditunda-tunda sebelum kerusakannya merembet ke komponen lain dan bikin tambah parah.
Ciri terakhir yang bisa dirasakan adalah bau oli terbakar. Ini baunya khas. Penyebabnya bisa macam-macam, bisa karena cairan power steering itu terlalu panas akibat gesekan yang berlebihan. Atau bisa juga karena ada peningkatan suhu yang tinggi di dalam gearbox power steering mobil anda.
Gimana Cara Mencegah Kerusakan Rack Steer
Sebenarnya ada beberapa langkah mudah yang bisa kita lakukan biar rack steer mobil bisa awet dan tidak cepat rusak. Sayang kan kalau harus ganti terus.
Pertama-tama, anda harus hindari mengemudi di jalan yang berlubang atau jalannya tidak rata. Jalan rusak itu musuh utama kaki-kaki mobil. Tapi kalau terpaksa harus lewat jalan begitu, maka sebaiknya jangan terlalu ngebut. Pelan-pelan saja bawanya.
Terus tips selanjutnya, sebaiknya anda hanya membelokkan setir saat mobil itu sedang melaju atau jalan. Jangan biasakan putar setir pas mobil diam. Selain untuk mencegah kerusakan rack steer, cara ini juga bagus untuk mencegah gesekan berlebih pada ban mobil. Terus kalau membelokkan setir juga jangan terlalu mendadak atau kasar, santai saja.
Agar rack steer awet, anda juga harus hindari melintas di genangan air yang tinggi atau banjir. Air itu jahat buat komponen besi. Air yang masuk akan mempengaruhi sistem kerja rack steer. Soalnya air bisa menimbulkan karat dan mengurangi pelumasan di bagian dalamnya. Nanti jadi seret.
Saat mobil parkir, perhatikan posisi ban. Posisi ban harus lurus ke depan. Jangan parkir dengan ban belok. Jika tidak lurus, maka karet rack steer akan ketarik dan bisa sobek. Kalau sobek nanti komponen dalam bisa kemasukan air dan kotoran.
Terakhir, jangan memutar setir sampai mentok bunyi “duk” dalam waktu lama. Tindakan ini juga tidak bagus karena akan membuat karet pinion akan cepat rusak.
Baca juga Bengkel Tempat Perbaikan Lower Arm Patah Toyota Avanza di Daerah Benua Melayu Darat
Memperbaiki Kerusakan Rack Steer dan Biayanya
Kalau sudah terlanjur rusak, rack steer memang seharusnya diganti dengan yang baru. Hanya saja, masalahnya harga rack steer itu tidak murah. Harganya lumayan bikin kantong bolong.
Sekadar gambaran saja buat anda, harga rack steer untuk mobil keluarga jenis low MPV seperti Toyota Avanza atau Suzuki Ertiga yang original, itu harganya bisa sampai Rp 7 juta sampai Rp 9 juta. Itu baru barangnya saja, belum pasangnya. Mahal sekali kan.
Tapi anda beruntung, karena saat ini sudah banyak bengkel yang mampu memperbaiki rack steer sampai benar-benar sempurna lagi. Jadi tidak perlu ganti baru satu set. Bengkel-bengkel ini juga kasih garansi.
Biasanya komponen yang diganti itu cuma bagian-bagian kecilnya saja. Seperti karet seal, bushing, tie rod, dan long tie rod. Itu yang sering kena.
Biaya perbaikan ini tergantung seberapa parah kerusakannya. Tetapi umumnya biayanya berkisar antara Rp 500 ribu sampai Rp 1,5 juta saja. Jauh lebih murah daripada harus beli baru yang harganya jutaan itu. Jadi solusi perbaikan ini sangat masuk akal buat anda yang mau hemat.
Nah, kalau anda sekarang sedang mengalami masalah seperti yang dijelaskan di atas, entah itu setir berat, ada bunyi-bunyi, atau rembes oli, jangan dibiarkan saja. Anda harus segera bawa ke bengkel yang memang ahli. Jangan sembarang bengkel takutnya malah makin rusak.
Anda bisa datang langsung ke Domo Kaki Kaki. Ini adalah bengkel yang memang spesialis untuk perbaikan berbagai masalah kaki-kaki mobil. Mekaniknya sudah paham betul soal rack steer dan masalah lainnya. Jadi pengerjaannya pasti beres dan anda bisa nyetir dengan tenang lagi. Segera reservasi di Domo Kaki Kaki sekarang juga untuk pengecekan mobil anda.






