Service kaki kaki mobil – Sistem pengereman adalah bagian yang sangat penting sekali untuk keselamatan kita saat menyetir mobil di jalan. Salah satu bagian yang punya peran besar itu adalah kampas rem mobil. Fungsi dari kampas rem ini sebenarnya adalah untuk kasih gaya gesek ke piringan cakram atau tromol supaya laju mobil anda bisa berhenti dengan benar.
Sebagai orang yang punya mobil, anda harus tahu apa saja ciri kampas rem mobil habis. Ini sangat penting supaya anda bisa cepat kasih tindakan sebelum jadi bahaya buat keselamatan nyawa. Banyak orang tanya kira-kira ganti kampas rem mobil itu setiap berapa km, nah jawabannya itu sebenarnya beda-beda tergantung jenis mobil dan bagaimana cara anda bawa mobilnya sehari-hari.
Di tulisan ini, kita akan bahas sampai tuntas apa saja tanda kampas rem yang sudah tipis dan bagaimana cara merawatnya supaya tidak cepat rusak. Kalau anda paham informasi ini, anda bisa jaga kondisi mobil tetap bagus dan tidak kena risiko kecelakaan di jalan raya yang menyeramkan.
Ciri-Ciri Kampas Rem Mobil Habis
Ada beberapa tanda yang bisa anda rasakan kalau kampas rem sudah mulai minta diganti
Pedal Rem Terasa Bergetar Pas Diinjak
Salah satu ciri yang sering muncul adalah ada getaran di pedal rem pas anda injak. Masalah ini terjadi karena permukaan kampas rem mobil sudah habis dan jadi tidak rata lagi permukaannya. Jadi piringan cakram tidak bisa pegang dengan pas, terus muncul getaran sampai ke pedal. Kadang getaran ini juga bisa terasa sampai ke setir mobil anda. Kondisi begini pasti tidak nyaman dan bisa bahaya kalau tidak cepat diperbaiki ke bengkel.
Injakan Pedal Rem Terasa Lebih Dalam
Kalau anda rasa pedal rem harus diinjak lebih dalam dari biasanya baru mobil berhenti, itu tanda kampas rem mobil sudah tipis. Terutama buat rem tromol yang ada di roda belakang. Rem tromol punya per yang buat piston balik ke posisi awal. Kalau kampas tipis, piston harus dorong lebih jauh supaya rem bisa gigit, makanya injakan pedal jadi terasa lebih dalam sekali. Jangan dibiarkan karena bisa buat rem jadi tidak fungsi maksimal.
Rem Menjadi Kurang Pakem
Ciri berikutnya adalah rem jadi kurang pakem atau mobil tidak langsung berhenti pas diinjak remnya. Pas kampas rem sudah aus, tekanan ke piringan rem jadi tidak rata dan luas bagian yang bergesekan jadi berkurang. Ini buat daya rem jadi turun walaupun anda sudah injak pedal dengan sangat kuat. Kondisi ini sangat bahaya apalagi kalau mobil lagi jalan kencang di jalan tol.
Muncul Suara Berdecit Pas Ngerem
Ada suara bunyi mencicit atau berdecit pas anda injak rem itu juga tanda kampas rem mobil mau habis. Suara ini muncul karena besi kampas yang sudah habis kena gesek langsung sama piringan rem. Kalau ini sudah terjadi, anda harus segera ganti kampas rem supaya piringan remnya tidak ikut rusak parah dan jadi mahal biayanya.
Volume Minyak Rem Berkurang
Kalau minyak rem berkurang di wadahnya tapi tidak ada kebocoran, itu bisa jadi tanda kampas rem mobil sudah tipis. Pas kampas tipis, piston rem akan keluar lebih jauh buat tekan cakram. Ruang di dalam sistem rem jadi lebih luas, jadi minyak rem di wadahnya terlihat turun. Kalau cek mobil dan lihat minyak rem turun, anda harus ingat-ingat kapan terakhir anda ganti kampas rem.
Baca juga Service Tie Rod Aus Daihatsu Xenia di Benua Melayu Laut Spesialis Kaki-Kaki Mobil
Cara Agar Kampas Rem Mobil Tahan Lama
Supaya tidak boros uang untuk ganti kampas terus, anda bisa ikuti cara ini
Cek Secara Rutin: Cara paling dasar adalah rajin cek kondisi rem secara rutin. Ini gunanya supaya anda tahu lebih awal kalau kampas sudah mulai tipis atau ada yang rusak.
Jaga Kebersihan Bagian Rem: Debu dan kotoran bisa nempel di sistem rem dan ganggu kerja rem. Jadi sangat penting buat jaga kebersihan di bagian kampas dan cakram. Bersihkan pakai alat atau cairan yang pas supaya usia kampas rem mobil bisa lebih panjang.
Jangan Sering Rem Mendadak: Sering ngerem mendadak pas lagi kencang bisa buat kampas rem cepat panas dan cepat habis. Sebisa mungkin jaga jarak sama mobil di depan supaya anda bisa ngerem pelan-pelan saja.
Pakai Rem dengan Bijak: Cara nyetir anda sangat berpengaruh. Jangan injak rem terus-terusan kalau lagi di jalanan menurun yang panjang. Anda bisa pakai gigi rendah buat bantu kurangi kecepatan mobil atau pakai engine brake.
Ganti Kampas Rem Tepat Waktu: Untuk mobil manual, biasanya ganti kampas rem tiap jarak 60.000 sampai 70.000 kilometer. Kalau mobil matic, biasanya lebih cepat yaitu sekitar 35.000 sampai 40.000 kilometer karena remnya kerja lebih berat dibanding mobil manual.
Kalau anda merasakan ciri-ciri di atas pada mobil anda, jangan tunggu sampai rem blong. Segera bawa mobil anda ke Domo Kaki Kaki. Kami adalah bengkel spesialis yang ahli urus berbagai masalah kaki-kaki mobil, termasuk servis dan ganti kampas rem dengan hasil yang dijamin oke. Yuk, datang sekarang ke Domo Kaki Kaki supaya mobil anda tetap aman dan nyaman dipakai jalan-jalan!






